Senin, 30 Desember 2013

Selamat Tahun Baru Cinta Pertamaku

Tinggal beberapa jam lagi kita akan memasuki tahun yang baru. Iya tahun 2014 tepatnya. Dan berakhirlah tahun 2013.
Pergantian tahun kali ini sebenarnya masih sama seperti pergantian tahun kemarin.
Tahun lalu ada sosok wanita yang mengisi hatimu. Tapi itu bukan aku.
Tahun ini ada sesosok wanita baru dihidupmu. Bukan dia yang dulu menemanimu dan mengisi hatimu.
Apa kamu tak pernah ingin merasakan pergantian tahun seperti 2tahun yang lalu.
Aku masih ingat betul saat itu kita akan menginjak tahun 2012 dan kita akan meninggalkan tahun 2011.
Aku benar-benar ingat ketika kamu ingin sekali menghabiskan pergantian tahun itu bersamaku dan bersama keluarga besarmu.

Apakah kamu selalu ingin melewati pergantian tahun dengan wanita yang berbeda-beda?
Ah entahlah, aku tak tau itu.  melaluinya dengan wanita yang berbeda-beda.
Tapi memang pada kenyataannya kamu melalui itu dengan wanita yang berbeda-beda.

Aku tak pernah lupa apa doaku tahun lalu ketika malam pergantian tahun. Aku masih ingat, saat itu aku berdoa kepada Tuhan semoga di tahun 2013 aku dan kamu dipersatukan menjadi kita.
Tapi sampai saat ini pun aku dan kamu masih belum dapat bersatu. Dan lebih parahnya lagi aku dan kamu semakin jauh karena hadirnya sosok wanita yang sangat kau cintai itu.
Mungkin tahun ini doaku berbeda.
Aku hanya ingin kamu bahagia bersama wanita pilihanmu itu.
Aku ingin kamu segera lenyap dari pikiranku.
Aku ingin kita dapat bersifat lebih dewasa. Dan aku ingin kamu untuk tidak melupakan aku.
Mungkin doa ku belum sepenuhnya aku sampaikan kepada Tuhan. Namun aku harap kamu tau bahwa aku selalu mendoakanmu.
Selamat tahun baru kamu yang masih ada dipelukannya. Semoga tahun 2014 menjadi tahunmu.

Kamis, 19 Desember 2013

Kamu dan Masa Laluku

Kita hampir 2bulan menjalani hubungan ini. Kamu dan aku dipertemukan oleh sebuah perbincangan kecil melalui bbm. Iyaaa.. aku mulai nyaman dengan keberadaanmu,dan kamu pun juga seperti itu.
Aku tak pernah berfikir kalau nantinya aku dan kamu akan menjalani hubungan lebih dari sekedar teman.
Hari demi hari aku lewati bersamamu. Kamu yang perhatian,kamu yang selalu mengingatkanku untuk tidak lupa sholat. Ahh itu semua memang membuatku nyaman. Tapi entah kenapa sampai saat ini rasaku ke kamu tak bisa sepenuhnya aku berikan. Apakah aku belum yakin denganmu atau mungkin aku masih belum mampu melupakan masa laluku.
Aku berusaha sekuat hatiku untuk tetap memperlakukanmu secara baik dan utuh seperti masa laluku. Tapi nyatanya aku tak bisa melakukan itu semua. Aku masih terbayang-bayang akan sosok masa laluku itu.
Memang cintamu untuku sangat besar,tapi andai kamu tau cintaku untuk masa laluku lebih besar dari itu semua.

Aku tau ini salahku, aku tau ini ulahku. Aku membiarkanmu masuk terlalu dalam di kehidupanku. Aku membiarkanmu jatuh cinta kepadaku. Padahal aku tau, aku sampai saat ini belum mampu melupakan masa laluku. Andai aku dapat berkata jujur kepadamu tanpa menyakitimu. Aku akan melakukan itu semua. Tapi aku tau,pasti itu semua akan menyakitimu. Sekarang memang aku bahagia karena adanya kamu dihidupmu. Orang yang mampu membuatku menjadi lebih sempurna dari kekurangan yang ada di diriku. Orang yang mampu mencintaiku tanpa memandang warna kulitku,berat badanku, atau tinggi badanku. Katamu itu semua hanya angka yang tak akan mempengaruhi perasaan seseorang.
Kamu terlalu baik untuk aku miliki. Kamu terlalu polos untuk aku bohongi tentang perasaanku selama ini.

Aku selalu berusaha untuk melupakan masa laluku itu. Tapi entah kenapa sulit sekali untuk aku dapat melupakan itu semua. Yang ada aku selalu terbayang-bayang akan kenanganku bersamanya dan bukan bersamamu. Aku bingung harus berbuat apa untuk menjalani semua ini. Aku yang kamu kenal saat ini adalah bukan sosok diriku yang sebenarnya. Aku memang selalu berkata "aku menyayangimu" . Tapi apakah kamu tau kalau aku sedang berbohong?
Memang aku menyayangimu. Tapi maaf aku belum bisa untuk melupakan masa laluku itu.
Maaf mungkin aku mempermainkan perasaanmu.
Maaf mungkin aku selalu membohongimu.
Terimakasih untuk semua yang telah kamu berikan untukku.

Jumat, 06 Desember 2013

Ulang Tahunku Yang Ke-17

Hay kamu.. Aku rindu menyebut namamu dalam perbincangan dengan teman-temanku. Aku sudah tak pernah lagi menyebut namamu dalam perbincanganku dengan teman-teman. Tapi aku masih sering menyebutmu dalam perbincanganku dengan Tuhan dan kepada orangtuaku. Tepatnya aku masih mencintaimu dan aku belum mampu untuk bangkit dari itu semua. Aku memang merindukanmu. Tapi aku tak pernah bisa untuk menyampaikan rasa sesak yang ada di dalam hatiku. Sakit rasanya ketika aku harus meilhat kamu dengan wanita barumu bergandengan di depanku. Seharusnya aku yang berada disitu. seharusnya aku ,wanita yang kamu gandeng di depan teman-temanmu. 

Ketika aku menulis ini aku teringat wajah tampanmu yang biasanya menghampiriku di kelas hanya untuk sekedar bilang "Semangat sekolah ya" . Senyumu yang khas memaksaku untuk kembali ke masa lalu. Kembali membuka cerita-cerita tentangmu. Aku masih menyimpan semua kenangan kita. Dan sepertinya aku tak ingin untuk menghapusnya. Kamu masih menyimpan foto-foto cupu kita dulu? Kamu masih menyimpan sms-sms ku dulu yang tak pernah lelah untuk mengingatkanmu jangan lupa sholat,jangan telat makan,jangan kebanyakan futsal? ahh .. aku tau pasti kamu sudah tak mau lagi membahas itu semua. Parahnya kamu mengingkari janjimu yang akan menjadi orang special di ulang tahun ku yang ke-17. Taukah kamu aku menunggumu untuk datang di acara ulang tahunku? Bayangkan bagaimana bingungnya aku berfikir bagaiamana supaya aku bisa memberi undangan itu. Aku hanya ingin kamu datang. Aku ingin memberi potongan kue ke 3 untukmu bukan untuk orang lain. Kamu tak menghiasi sedikitpun di acara ulangtahunku. Di inbox ku pun tak ada namanu. Untuk sekedar mengucapkan "Selamat Ulang Tahun" pun kamu enggan. Berbeda dengan satu tahun yang lalu dan dua tahun lalu. Kamu masih jadi yang pertama mengucapkan "Selamat Ulang Tahun". Aku ingat betul ketika kamu rela tidak tidur hanya untuk ingin menjadi pengucap yang pertama saat ulang tahunku yang ke 15. Tapi kenapa di ulang tahunku yang ke 17 kamu tak seperti itu? Bagaimana bisa aku mengatakan bahwa ulang tahun ku yang ke-17 mengesankan sedangkan dihidupku pun kamu telah lenyap. 

Aku menulis ini saat aku merasa rindu dan meneteskan air mata hanya untuk mengingatmu. Sampai detik ini pun kamu belum memberiku ucapan. Ingatkah beberapa bulan yang lalu kamu mengatakan akan membelikanku hewan kesukaanku. Aku tak butuh kado darimu. Yang menjadi kado specialku adalah kehadiranmu saja,tidak lebih. Beruntungnya wanita barumu yang kamu temani saat dia menginjak 17 tahun. Berbeda denganku, saat aku menginjak 17tahun ternyata aku kehilanganmu. Mungkin tahun ini bukan tahunku dan tahunmu. Kita merayakan 17 tahun kita sendiri-sendiri. Kamu dengan wanita baru yang sangat kau cintaiku. Dan aku bersama lelaki baruku yang sangat mencintaiku. Semoga memang ini yang terbaik untukmu dan untuku. 

Jumat, 27 September 2013

Cintaku Yang Terbatas Untukmu

aku tak selamanya bisa mencintaimu
aku hanya sesaat bagimu, aku hanya persinggahan untukmu,aku pun tk berhak untuk mencintaimu secara nyata
aku hanya bisa mencintaimu dalam diam
aku tak pernah engkau kenalkan dengan teman-temanmu
aku ingin seperti wanita yang lainnya, yang selalu kau gandeng dalam acara-acara pentingmu
aku ingin engkau kenalkan dengan keluargamu dan menyebutkan bahwa aku kekasihmu,bukan simpananmu
Tapi kapan itu semua akan terjadi? Entahlah.. aku enggan memikirkan ini semua, ini semua hanya membuatku pusing

Ketika aku menulis ini, aku benar-benar sedang merindukanmu
Aku rindu saat kamu bermanja-manja di peluku dan sibuk mengusap rambutku
Aku rindu tertawa lepas bersamamu
Aku rindu suara khasmu
Aku rindu cerita-cerita mu tentang kuliahmu
Aku benar-benar merindukanmu

Aku memang tak berhak untuk menuntutmu terus berada disini
Namun ketika aku benar-benar merindukanmu seperti saat ini yang terjadi padaku, aku harus berbuat apa?
Aku hanya bisa menangis ketika mengingat kebersamaan kita dulu
Aku ingin semua terjadi lagi saat kita pergi berdua tanpa ada perasaan takut ,cemas dan yang lain
Ahh .. Tapi itu satu tahun yang lalu
Saat ini kamu sepenuhnya milik dia, dan aku hanya 1/4nya saja dan bahkan mungkin tak ada 1/4nya

Aku sering bertanya dalam hati. "Bukankah aku dekat denganmu dan kamu dekat dengannya lebih dahulu aku dekat denganmu? Tapi kenapa kamu jadian dengannya?"
"Oh mungkin memang dia lebih sempurna dariku. Tapi jika memang dia lebih sempurna dariku mengapa kamu masih membutuhkanku? masih mencariku? masih bermesraan denganku? "
Aku bingung untuk menjelaskan hubungan kita ke orang tuaku,sahabat-sahabatku dan kepada yang lainnya ketika mereka mulai menanyakan tentang status kita, tentang hubungan kita selama ini.
Aku enggan berkomentar banyak tentang semua ini, tapi dalam hati kecilku aku juga ingin bertanya kepadamu "apa yang sedang terjadi antara kita berdua?"
Aku yakin kamu tak akan bisa menjawab semua pertanyaanku, maka dari itu sampai sekarang aku diam.
1,5 tahun lebih aku dekat denganmu. Tapi benar-benar tak ada kejelasan tentang hubungan ini dan bahkan semakin runyam karena banyaknya wanita wanita lain yang mulai masuk di kehidupanmu dan perlahan menggantikan posisiku.
Aku tak akan meminta lebih banyak lagi, aku hanya minta pilih salah satu diantara wanita-wanita yang ada di sekelilingmu.

Sabtu, 14 September 2013

Silahkan Pergi

Kamu , kamu dan kamu lagi. Entah sampai kapan kamu akan berotasi di otaku.
Aku sebenarnya lelah untuk semua ini. Aku lelah untuk merindu, aku lelah untuk mencinta, aku lelah untuk mencari, aku lelah untuk kembali dan masih banyak lelah yang tak bisa aku ungkapkan untukmu.
Sampai kapan kamu akan menyakitiku? Sampai aku lelah untuk menerimamu kembali, iya?
Aku tak mengerti kenapa aku masih mau mengizinkanmu kembali dan mencuri hatiku lagi. Padahal aku dengan susah payah untuk bangkit dari rasa sakit yang kamu berikan.
Ya. Aku memang bodoh karena membiarkanmu masuk ke dalam kehidupanku lagi.
Seharusnya aku tau, aku adalah sosok yang kamu cari ketika kamu sedang membutuhkanku saja. Aku adalah sosok yang kamu cari hanya untuk persinggahan setelah kamu putus dengan kekasih-kekasihmu.
Aku tak akan mungkin menjadi kekasihmu, entah kapan itu. Aku yakin kamu tak akan memberiku kepastian tentang hubungan ini. Karena aku sudah mengerti bahwa kamu menyebutku hanya teman dan tak akan lebih dari sekedar teman.

Kamu bisa bahagia dengan wanita-wanita cantik diluar sana dan meninggalkanku dalam sekejap, kamu juga bisa menangis dan bercerita duka hanya denganku, bukan dengan mereka yang kau anggap sosok yang bisa membahagiakanmu. Lihat aku? Bukankah aku terlalu sabar untuk menunggumu ketika kamu membutuhkanku saja. Aku tau aku tak secantik mereka, aku tak semenarik mereka, dan aku tak seanggun mereka. Tapi inilah aku, wanita yang kamu singgahi ketika kamu sedang merasa kesepian dan kau tinggalkan ketika kamu mulai menemukan wanita baru dalam kehidupanmu. Berulang kali kamu pergi,kembali,pergi,kembali dan pergi lagi. Aku bertanya kepada Tuhan akankah kali ini kamu akan kembali lagi denganku ketika kamu membutuhkanku? atau kamu akan pergi selamanya dengan wanita pilihanmu itu. Dia cantik,dia anggun,dia wanita yang kamu cari selama ini. Aku tau semua itu karena dari caramu memanggil dia beda dengan caramu memanggil mantan-mantan kekasihmu dulu.

 Aku tak pernah menyuruhmu untuk meninggalkanku. Tapi aku juga ingin bahagia sepertimu. Karena aku tak ingin bahagia sekejap ketika kamu berada disampingku saat kamu membutuhkanku saja. Aku tak memungkiri, aku bahagia saat bersamamu. Tapi aku juga terluka ketika kamu mulai beranjak pergi meninggalkanku dan bahagia bersama wanita pilihanmu. Aku tak ingin terluka lagi, aku tak ingin meneteskan air mata lagi karenamu. Aku tak ingin membuat hidupku lebih buruk lagi ketika kamu meninggalkanku secara tiba-tiba dan datang tiba-tiba sesuka hatimu. Jika kamu ingin berada disampingku,teruslah disini. Jika kamu ingin pergi meninggalkanku,lakukanlah. Aku tak akan melarangmu untuk pergi. Tapi jangan mencoba untuk kembali lagi bersamaku. Bukannya aku tak ingin mendengar keluh kesahmu, tapi kedatanganmu dan kepergianmu membuatku sakit. Aku akan selalu mendoakan untuk kebaikanmu. Ingatlah dan ketahuilah aku disini menyayangimu lebih dari sekedar teman.

Senin, 05 Agustus 2013

5 Agustus yang ke 3

Tepat tanggal 5 Agustus, tepat kamu berusia 17tahun, tepat kamu mulai beranjak dewasa.
Entah kenapa 5 Agustus kali ini aku tak sebahagia 5 Agustus tahun lalu dan 2 tahun lalu.
Kenapa? Apa karena 5 Agustus kali ini kamu sudah berada di pelukan orang lain? Entah apa sebabnya, tapi memang aku menyadari 5 Agustus kali ini berbeda dengan tahun lalu dan 2 tahun lalu.
2 tahun lalu kamu benar-benar ada untukku dan aku ada untukmu, 1 tahun lalu aku sudah jauh-jauh hari menyiapkan kado istimewa dan tart mini untukmu. Pagi-pagi buta aku mulai menyiapkannya dan aku datang kerumahmu untuk memberimu surprise, ya itu tepat tanggal 5 Agustus.
Tapi tahun ini? Aku tak bisa leluasa memberimu surprise, aku tak seribet tahun lalu yang menyiapkan kado dan lain sebagainya.
Aku memberimu surprise ditanggal 4 Agustus. Tau kah kamu kenapa aku memberimu surprise di tanggal 4? Pasti kamu tak pernah tau alasan mengapa aku melakukan itu semua. Akan aku jelaskan. Aku memberimu surprise tanggal 4 Agustus karena aku tak mau melihat sosok kekasihmu ditanggal 5 Agustus, aku benar-benar tidak ingin melihat pertengkaran antara aku,kamu dan kekasihmu dihari ulang tahunmu.
Tahun ini aku menangis ketika memberimu surprise. Tau kenapa aku menangis ? Pasti kamu tak akan tau. Karena kamu memang tak pernah ingin tau segala tentangku.
Aku menangis karena aku merasa sedih, di ke 3 kalinya ulang tahunmu semenjak aku kenal kamu aku tak bisa menemanimu, kamu tak bisa ada disampingku.  Benar-benar beda ulang tahunmu kali ini.
Aku sudah bukan lagi orang pertama yang mengucapkan "Selamat Ulang Tahun" aku juga sudah bukan lagi menjadi orang yang mengucapkan "Selamat Ulang Tahun" yang terakhir kalinya.
Aku tak mau membebanimu dengan surprise yang aku berikan tanggal 4 Agustus. Tapi ternyata surprise yang aku berikan salah dimatamu, kamu berfikir bahwa aku akan merusak hubunganmu dengan kekasihmu. Padahal aku tak pernah berfikiran untuk merusak kebahagiaanmu. Bukankah mencintai orang itu sah sah saja? Walaupun dia sudah memiliki kekasih? Asalkan aku tak pernah berniat merebutmu dari kekasihmu.
Ketika waktu mulai menunjukan pukul 23:19 dan saat itu tanggal 5 Agustus, hp ku berbunyi, aku kaget ketika melihat bahwa kamu yang sms aku. Saat itu aku merasa senang karena aku berfikir bahwa kamu akan mengucapkan terimakasih karena surprise yang aku berikan pada tanggal 4 Agustus kemarin. Tapi dugaanku salah, ternyata isi smsmu adalah kamu tak ingin aku ada dihidupmu lagi. Seketika aku meneteskan air mata,betapa sakitnya hatiku saat membaca sms mu itu. Kamu tak pernah tau bagaimana rasanya memendam perasaan selama 3tahun itu, bagaimana susahnya ketika mencintai seseorang yang telah menjadi milik orang lain, betapa susahnya ketika aku hany mencintaimu dalam diam. 5 Agustus tahun ini merupakan hari ulangtahunmu yang cukup menguras air mataku. Terimakasih untuk 5 Agustus tahun ini, terimakasih 5 Agustus tahun lalu, dan terimakasih juga untuk 5 Agustus 2 tahun yang lalu.
Aku hanya ingin mengucapkan


HAPPY BIRTHDAY
I hope you alwayas remember me:')




Sabtu, 29 Juni 2013

Lihat Aku

Masih ingat dan belum lupa. Sepertinya aku enggan melupakannya. Tapi aku harus melupakannya secepat mungkin.
Kamu yang membuat aku luka dan jatuh seperti ini. Tapi kamu jangan pernah beranggapan bahwa aku tak bisa bangkit dari keterpurukanmu setelah kamu memilih pergi dengan wanita lain.
Aku mulai merancang hari-hari bahagiaku esok dan aku telah merancang untuk mengubur masa laluku yang kelam kemarin.
Yeahhh.. Aku mulai terbiasa tanpamu, aku menikmati semua ini, aku menikmati hari-hariku dengan penuh tawa dan tak ada tangisan yang disebabkan olehmu.
Aku mulai membuka lembaran baru. Bukan berarti aku dengan mudah mendapatkan gantimu.
Aku hanya sedang ingin sendiri dan hanya ingin bahagia walaupun mungkin aku tau bahagia itu kurang sempurna karena tak ada kamu di sampingku. Ahhh .. sudahlah dia hanya bisa membuatku menangis , aku bisa bahagia dengan caraku sendiri.

Jangan pernah kamu mencoba untuk mengusik kehidupanku lagi, aku muak dengan kehadiranmu dihidupku.
Lihat aku sekarang ! Bukankah aku lebih baik dari pada kemarin. Bukankah aku lebih bahagia dari pada kemarin?
Kamu seharusnya lihat aku sekarang karena aku mulai bahagia dengan kepergianmu.
Jangan pernah samakan aku dengan wanita yang pernah kamu singgahi hanya untuk kamu mainkan.
Aku beda dengan mereka, aku yang paling terlihat terluka diantara mereka , tapi aku juga yang dengan mudah bahagia karena kepergianmu. Kamu tanya kenapa aku secepat itu aku melupakanmu?
Hahh tepatnya bukan melupakanmu, aku hanya membiasakan diri untuk tidak selalu bergantung denganmu.
Tuhan baik karena Tuhan menunjukan bagaimana dirimu.
Tuhan tak ingin melihat aku mencintai seseorang yang salah. Memang aku telah mencintaimu, tapi aku juga akan melupakanmu.
Lihat aku esok ! aku akan lebih baik dari kemarin dan hari ini karena aku punya cara sendiri untuk bahagia.

Jumat, 21 Juni 2013

Bolehkah aku menyebutmu PLAYBOY?

Aku mulai membuka lembar-lembar tulisan yang aku tulis dulu.
Kalau boleh aku menghapusnya, kenapa aku ingin menghapus tulisan-tulisan itu?
Karena tulisan-tulisanku itu salah dan bahkan salah besar.
Ditulisanku beberapa bulan yang lalu aku menuliskan kalau kamu seorang cowok yang beda,memang kamu beda. Beda sekali dengan cowok yang lainnya karena caramu mempermainkanku sangat istimewa sehingga aku sampai jatuh berdarah seperti ini.
Betapa bodohnya aku menganggap dirimu baik,manis dan perhatian 3bulan yang lalu.
Ternyata kamu hanya menganggapku teman, tidak lebih.
Kalau aku boleh bicara, aku menganggapmu lebih dari teman,sahabat dan kakak, tak ubahnya kamu adalah sosok yang selama ini aku cari dan lebih tepatnya imamku nanti.
Ternyata benar omongan orang banyak kalau kamu seorang playboy.
Ternyata aku yang salah mengartikan semua ucapan dan tindakanmu terhadapku.
Ternyata kamu lakukan itu ke semua wanita yang ada di sekililingmu.

Bolehkah sekarang aku menyebutmu seorang playboy?
Setelah sekian lama aku tak pernah mempercayai omongan orang bahwa kamu itu seorang playboy.
Dan mulai hari ini aku benar-benar merasakan bahwa kamu memang seorang playboy.
Aku benar-benar baru menyadari bahwa kamu playboy.
Tolol! aku memang tolol kenapa aku selama ini tak pernah menghiraukan ucapan orang-orang bahwa kamu adalah seorang playboy.
Iya .. karena kamu telah menutup telinga dan mataku akan ucapan,sikap dan perhatianmu.
Andai aku mendengar semua ucapan mereka, pasti aku tak kan merasakan sakit yang sedalam ini.
Teman-temanku banyak yang tidak setuju akan kedekatanku denganmu.
Tapi aku berusaha meyakinkan mereka bahwa kamu telah berubah, bahwa kamu sekarang adalah kamu yang mampu menghargai seorang wanita.
Hahhh.. Bodoh ! ternyata usahaku selama ini untuk meyakinkan teman-temanku terjawab sudah dengan semua yang kamu lakukan terhadapku sekarang, dengan semua tingkah lakumu yang benar-benar mampu merobek dan menyayat hatiku.

Apa kamu tak pernah melihat bagaimana usahaku meyakinkan kedua orang tuaku bahwa kamu adalah sosok yang aku cari selama ini? Kamu tak pernah berfikir untuk itu semua . yang kamu fikir adalah bagaimana caranya kamu mampu membuatku jatuh ke dalam lubang yang kamu siapkan.
Coba lihat aku sekarang,tengok aku sebentar, apakah aku baik-baik saja ketika kamu beranjak pergi dengan wanita lain?
Apa kamu tak melihat air mata yang mengalir deras di pipiku, apa kamu tak pernah merasakan apa yang aku rasakan saat ini.
Mungkin memang kamu sudah enggan untuk tau tentang aku.
Terimakasih untuk laki-laki yang selalu mempermainkan wanita hanya untuk kesenangan sesaat.

Senin, 10 Juni 2013

Sepuluh Juni Yang ke 2

Alarm ku berbunyi ketika waktu menunjukan pukul 00.00 WIB
Seketika aku bangun dan melihat layar HP dan ada sebuah tulisan 2tahun yang lalu
Iya 2tahun yang lalu ketika aku dan kamu pertama kali bertemu,Iya 2tahun yang lalu pertama kali aku menyukai dirimu
Tanggal Sepuluh yang harusnya udah 24kali kita lalui bersama namun hanya 15 atau 16 kali saja kita lalui itu bersama
10 Juni 2011 iya aku selalu ingat dengan tanggal itu , nggak akan pernah aku lupakan dan bahkan aku selalu ingin merayakan tanggal itu

Ingatkah ketika tanggal 10 Juni 2012 lalu kita masih merayakannya?
Sepulang sekolah kamu masih main kerumahku untuk sekedar mengingat dan mengungkit pertama kali kita bertemu dulu
Bukankah itu semua membuat kita tertawa? kamu bilang itu lucu,istimewa dan yang lainnya.
Aku benar-benar sangat menikmati 10 Juni tahun lalu.
Masihkah ada kado yang aku berikan ke kamu saat 10 Juni 2012 lalu?
Masihkah kamu pajang kado itu di dinding kamarmu?
Katamu itu kado yang paling indah yang pernah kamu dapatkan.
Dulu pukul 00.00 WIB kamu masih mengirim pesan singkat untuk sekedar mengucapkan "Selamat tanggal 10 Juni nyit" .
Aku benar-benar merasa bahagia ketika itu karena aku yakin kamu selalu ingat tanggal itu.

Tapi tahun ini? mana kamu? mana kita?
Aku merayakannya sendiri, aku mengucapkan "selamat tanggal 10 Juni" kepada diriku sendiri.
Untuk mengirim pesan singkat pun aku tak berani karena aku sadar akan posisiku sekarang.
Ada dia yang membuat 10 Juni tak berarti lagi bagimu.
Sampai detik ini pun aku belum memberanikan diri untuk mengirim pesan singkat ke kamu.
Sebenarnya aku juga ingin tahun ini merayakan 10 Juni bersamamu lagi seperti tahun lalu.
Walaupun sebentar dan walaupun kamu sudah menjadi miliknya.
Aku akan tunggu pesan singkat mu sampai nanti pukul 00.00 WIB.
Aku berharap kamu mengucapkan "selamat tanggal 10 Juni".

Teman.. tolong sampaikan ke dia kalau kalian bertemu besok.
Ingatkan dia bahwa hari ini adalah hariku dan dia.
Beri aku ucapan "selamat tanggal 10 juni yang ke 2" teman-temanku.
Karena aku benar-benar merindukan ucapan itu.

Tuhan.. Aku merindukannya, tapi aku tak berhak untuk merindukannya.
Aku benar-benar merindukan itu semua.
Ketika merindukannya, aku pun tak pernah berharap dia kembali ke pelukanku. Aku hanya ingin dia mengingat hari special aku dan dia.
Tuhan.. tolong sampaikan kepada dia bahwa aku merindukannya.
Beri dia mimpi untuk nanti malam,datangkan aku ke dalam mimpinya walau sebentar.
Dan datangkan dia ke dalam mimpiku ketika Engkau tak mampu mendatangkan dia dalam nyataku.

Untuk kamu yang sudah 2 tahun dalam mimpiku,anganku,otakku dan hatiku. 
Selamat tanggal SEPULUH JUNI yang ke 2.

Minggu, 26 Mei 2013

Thanks God

Hari-hari ku mulai berwarna beberapa minggu terakhir.
Aku dekat denganmu, kamu yang sering disebut sebagai cowok playboy.
Entah kenapa aku nggak pernah takut untuk kamu sakiti, karena aku berfikir setiap manusia punya salah dan dia juga bisa berubah.
Yakk betul.. Kamu sepertinya sekarang berubah, kamu yang sekarang beda dengan yang dulu.
Sapaan lembutmu setiap pagi membuatku bersemangat untuk menjalani hari. Tapi aku tak pernah tau apakah sapaan itu juga kau berikan ke beberapa wanita yang lain. Tapi yang aku tau kamu beda dari yang lain.


Menurutku kamu tampan,kamu lucu,kamu perhatian dan kamu .. ahh terlalu banyak jika aku sebutkan, yang pasti kamu membuatku merasa bahagia.
Kamu ! kamu itu aneh, gak pernah setuju kalau aku diet. Bahkan setiap jalan keluar kamu pasti ngajak aku buat makan. Kamu tak pernah memandang fisiku seperti apa. Yaa .. kamu itu beda dari mantan-mantanku sebelumnya.
Aku sampai bingung harus bicara apa ke Tuhan, harus berterima kasih bagaimana lagi ke Tuhan karena telah mengirimkan kamu ke duniaku.
Aku benar-benar bahagia dengan ini semua.
Kamu tak pernah memperdulikan masa laluku, dan aku pun juga seperti itu.
Aku dan kamu selalu berfikir ke depan dan tak akan pernah menengok ke belakang.

Tuhan.. jangan pernah biarkan kebahagiaan ini direnggut oleh orang lain.
Aku benar-benar berterima kasih kepadaMu.
Terlalu banyak kebahagiaan yang engkau berikan kepadaku.

Rabu, 08 Mei 2013

Apakah kamu Playboy?

Aku tau kamu disebut playboy, aku pun tau bagaimana tingkah lakumu
Tapi mengapa aku masih mau untuk dekat denganmu? awalnya aku enggan untuk membalas bbm dari kamu, namun kamu terlalu pintar untuk merayuku, membuatku nyaman akan kehadiranmu
Setiap hari bbm dari kamu menghiasi chat ku,di recent update pun kamu selalu menulis tentangku.
Aku sebenarnya takut untuk melanjutkan itu semua denganmu.
Kamu yang selalu dikenal playboy yang membuat aku berfikir dua kali untuk dekat denganmu.
Entah hipnotis apa yang kamu berikan ke aku. Entah sugesti apa yang kamu bisikan ke telingaku sehingga aku bisa merasa nyaman seperti ini terhadapmu.
Mulai sekarang aku tak pernah mendengar kata orang tentang kamu.
Aku mengenalmu baik-baik dan aku berharap ini semua menjadi akhir yang indah.
Kamu selalu setia mengingatkanku sholat,makan dan hal-hal kecil lainnya.
Sampai aku tidak peduli apakah kamu melakukan hal yang sama ke beberapa wanita lainnya.
Yang aku tau kamu perhatian dan selalu mencariku setiap aku memnghilang dari recent update mu.
Kamu selalu takut ketika aku off, kamu langsung menelfonku ketika tanda silang saat kamu bbm aku.
"Dek,ayo buruan on. aku sepi kalau kamu off gini."
"Bukankah masih ada wanita lain yang menemanimu ketika aku off mas?."
"Enggak,enggak ada. cuma kamu dek yang setia buat nemenin aku."
Hanya dengan perkataan seperti itu aku pun luluh dan aku mengiyakan untuk on.
Selang beberapa minggu aku yang mulai mencarimu ketika kamu sudah tidak aktif di recent update ku.
Aku sekarang yang mulai menelfonmu dan minta untuk bertemu walaupun hanya beberapa menit saja.
Entah mengapa aku mulai nyaman denganmu,aku mulai tertarik denganmu. Aku tak pernah menyebutnya ini cinta karena aku juga masih belum bisa mengartikan perasaanku sendiri. Yang aku rasa saat ini hanya aku nyaman denganmu dan aku tidak ingin kamu pergi dari hidupku.
Bbm ku mulai kamu acuhkan, hanya deliv yang aku lihat , aku nggak pernah tau apa kamu sengaja membiarkan bbmku atau kamu memang sibuk dengan yang lain.
Namun setelah kejadian semalam saat kamu menulis status di bbm "Andai kamu tau apa yang sedang aku lakukan,pasti kamu bisa ngertiin aku"
Aku mulai penasaran mengapa kamu membuat status seperti itu. Dan aku baru tau kalau kamu sedang sibuk test untuk masuk polisi.
Sejak saat itulah aku menyesali mengapa aku selalu negatif thinking terhadapmu dan aku selalu beranggapan bahwa kamu enggak membalas bbmku karena kamu sibuk dengan wanita lain.

Minggu, 05 Mei 2013

Entah Ini Itu Apa

Hampir 2tahun aku mengenalmu, hampir 2tahun juga aku mengagumimu, hampir 2tahun aku tak bisa lepas darimu,hampir 2tahun aku tersaikiti olehmu
Kapan semua ini berakhir? berapa tahun lagi aku harus seperti ini?
Sebenarnya aku lelah untuk menghitung hari demi hari,minggu demi miggu bahkan tahun demi tahun. tapi aku selalu ingat kapan pertama kali kita dipertemukan? apa yang menjadi sebab kita kenal? dan apa yang membuat aku mencintaimu
Semua itu tak bisa aku lupakan,entah mengapa? aku manusia biasa dan kadang aku juga ingin merasa bahagia walau bukan bersamamu.
Aku rindu sapaan hangatmu dipagi hari yang selalu membuatku semangat untuk menjalani hari, aku selalu rindu ucapan "Good Night,nice dream and sleeptight" yang dulu selalu kamu ucapkan ketika aku dan kamu mulai tak bisa memaksakan mata untuk terus bekerja.
Apa kamu tak pernah rindu saat aku mengingatkan kamu untuk jangan lupa sholat,jangan telat makan dan lain sebagainya. maaf aku lupa kalau saat ini sudah ada orang yang menggantikanku untuk mengingatkan itu semua. Tapi apa kamu tau kalau belum ada orang yang bisa terus setia untuk mengingatkanku jangan telat minum obat , jangan telat makan, jangan lupa sholat seperti apa yang kamu lakukan dulu terhadapku?
Aku merindukan 2tahun yang lalu ketika kamu selalu menghiasi hariku. Boleh aku mengingat itu semua? Boleh aku mengungkit itu semua di depanmu? Aku rindu percakapan kita yang selalu menuju ke masa depan dan karna asiknya kita membahas masa depan sampai kita lupa ada yang perlu kita bicarakan yaitu hubungan kita. Kamu tak pernah mengajariku untuk membahas hubungan kita, kamu selalu mengalihkan pembicaraan ketika aku mulai menyentuh tentang hubungan kita.
Apa kamu tak pernah merasa 2tahun terakhir aku selalu mengharapkanmu untuk jadi kekasihku?
Oh iya aku lupa kamu hanya menganggapku sahabat dan tidak lebih.
Tugasku telah usai untuk menjagamu,ada dia yang lebih bisa membahagiakanmu.
Dia dan kamu hampir setiap hari menyebut Nice Day atau Quality Time. Dulu saja aku tak pernah bisa merasakan itu semua. Apa kamu lupa siapa dulu yang bisa membuat namamu dikenal oleh orang banyak?
Dulu aku yang membuat orang penasaran siapa itu unyut? aku selalu menyebut nama unyut di status facebook atau pun twitter. Aku selalu aktif di dunia maya karena aku sering bercerita tentangmu disitu semua. Apa dia melakukan hal yang sama sepertiku? Selalu aktif di dunia maya untuk menyebut namamu,selalu setia menyebut namamu di percakapanku dengan Tuhan. Aku tak yakin dia melakukan hal yang sama sepertiku,tapi aku yakin dia yang lebih bisa membuatmu bahagia dan membuat hidupmu lebih berarti. Aku hanya berpesan kepadamu,jangan pernh sakiti dia. Dia wanita sepertiku,dia mudh rapuh,dan dia juga cengeng sepertiku. Longlast untuk kamu dan dia .